Publication
Explore our latest publications featuring in-depth research and analysis from Katadata Insight Center.
Mindful Eating Lebih Dari Sekedar Kenyang
Makan dan minum kini bukan sekadar cara untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi salah satu bentuk self-care yang erat kaitannya dengan keseimbangan emosi dan kebahagiaan. Hasil riset terbaru menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang percaya makanan dan minuman dapat memperbaiki suasana hati. Aktivitas sederhana seperti menikmati makanan favorit ternyata mampu menghadirkan perasaan nyaman, mengenang momen menyenangkan, hingga menumbuhkan semangat baru dalam keseharian.
Menariknya, banyak responden mengaku bahwa suasana hati mereka menjadi lebih baik ketika berbagi makanan dengan orang lain, atau bahkan ketika membeli makanan bukan karena lapar, melainkan untuk menyemangati diri sendiri. Di antara berbagai pilihan, cokelat, es krim, dan buah-buahan menjadi tiga makanan teratas yang dianggap paling efektif memperbaiki mood, sedangkan kopi, teh, dan jus dalam kemasan mendominasi kategori minuman. Beberapa merek makanan dan minuman juga disebut secara spesifik oleh responden, menandakan bahwa pengalaman emosional dalam mengonsumsi produk tertentu memiliki ikatan kuat dengan brand pilihan mereka.
Temuan ini menunjukkan bahwa mindful eating bukan cuma soal apa yang kita makan, tapi juga tentang bagaimana makanan dan minuman bisa membawa perasaan positif dan membuat kita lebih bahagia saat menikmatinya.
Makan dan minum dapat memperbaiki suasana hati
Menjaga Kesehatan Mental Dengan Sehat Finansial
Kondisi finansial dianggap memiliki kaitan erat dengan tingkat kebahagiaan seseorang. Hasil riset terbaru menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mengaku kebahagiaan mereka dipengaruhi oleh keadaan keuangan yang sedang dialami. Namun disaat yang bersamaan banyak responden juga mengaku masih menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan pribadi.
Menariknya, di tengah kesulitan tersebut, teknologi hadir sebagai solusi yang sangat membantu. Mayoritas responden menyebutkan bahwa fitur-fitur perbankan digital maupun layanan fintech memberi kemudahan dalam mengatur keuangan, seperti mencatat pengeluaran, menabung otomatis, hingga mengelola cicilan. Keberadaan teknologi finansial ini tidak hanya meringankan beban administrasi keuangan, tetapi juga menghadirkan rasa kontrol yang lebih besar terhadap kondisi finansial mereka.
Finansial dianggap sangat mempengaruhi kesehatan mental
Menjaga Kesehatan Mental dengan Travelling
Travelling kini bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan juga salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga kesehatan mental. Hasil riset terbaru menunjukkan bahwa seluruh responden (10 dari 10 orang) pernah melakukan perjalanan khusus untuk meredakan stres. Aktivitas bepergian, baik jarak dekat maupun jauh, dianggap mampu memberikan ruang jeda dari rutinitas harian sekaligus menghadirkan pengalaman baru yang menyegarkan pikiran. Temuan ini menegaskan bahwa travelling telah menjadi bagian penting dari strategi self-care masyarakat modern dalam menjaga keseimbangan hidup.
Menariknya, dalam mempersiapkan perjalanan, mayoritas responden mengaku sangat terbantu oleh keberadaan Online Travel Agent (OTA). Platform OTA tidak hanya memudahkan dalam mencari informasi dan memesan tiket atau akomodasi, tetapi juga membantu mengurangi kerumitan yang sering kali menjadi sumber stres tersendiri. Beberapa brand OTA bahkan disebutkan secara langsung oleh responden, menandakan tingkat awareness yang tinggi terhadap layanan digital ini. Dengan kata lain, travelling dan teknologi kini hadir sebagai pasangan erat yang memperkuat pengalaman berwisata sekaligus mendukung kesehatan mental masyarakat.
Travelling jadi cara penting untuk jaga kesehatan mental, Online Travel Agent (OTA) membantu perjalanan menjadi lebih mudah.
Laporan Survei: Perilaku Publik dalam Mengunjungi Mall
Peralihan tahun seringkali memunculkan dinamika ekonomi yang khas seperti peningkatan konsumsi musiman, diskon besar-besaran, sekaligus tekanan daya beli akibat kenaikan harga atau pengeluaran rumah tangga menjelang pergantian tahun. Dalam situasi semacam ini, pusat perbelanjaan atau mal menjadi ruang publik yang secara langsung mencerminkan perilaku dan preferensi masyarakat—baik sebagai tempat berbelanja, mencari hiburan, maupun sekadar melepas penat.
Survei yang dengan metode Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI) ini dilakukan untuk mendapat gambaran bagaimana pola masyarakat dalam mengunjungi mal di peralihan tahun, tepatnya di akhir 2024 dan awal 2025. Responden yang terlibat merupakan 400 pengunjung mal kelas atas di Jakarta 400 pengunjung mal kelas menengah di Jakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas yang banyak dilakukan pengunjung mal di akhir tahun adalah belanja. Sementara di awal tahun lebih banyak yang menonton bioskop. Selain itu survey juga mengungkapkan alasan masyarakat mengunjungi mal serta alasan tidak mengunjungi mal.
Pola dan aktivitas pengunjung mall di Indonesia
Potret Selfcare Masyarakat Indonesia
Self-care merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan mental, yang mencakup tindakan sadar untuk merawat diri sendiri secara fisik, emosional, dan psikologis. Dalam konteks ini, self-care tidak hanya menjadi cara untuk meredakan stres, tetapi juga sebagai langkah preventif agar individu tetap sehat secara mental dan mampu menjalani kehidupan dengan lebih seimbang.
Penelitian ini dilakukan secara nasional pada 29 April–5 Mei 2025 dengan melibatkan 1.212 responden melalui metode Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI). Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden mempersepsikan memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan mental dan menunjukkan minat yang tinggi untuk terus mempelajarinya. Praktik self-care dipersepsikan telah diterapkan dengan cukup baik, terutama dalam hal menjaga kebersihan diri. Selain itu, studi ini juga mengidentifikasi sejumlah faktor yang mengganggu kesehatan mental, langkah-langkah pencegahan yang telah diambil responden, serta bentuk dukungan yang mereka perlukan dalam menjaga kesehatan mentalnya.
Pengetahuan dan minat terhadap keseharan mental