Publication
Explore our latest publications featuring in-depth research and analysis from Katadata Insight Center.
Dampak Perhutanan Sosial 2025
Perhutanan sosial tidak hanya berbicara tentang kelestarian hutan, tetapi juga bagaimana masyarakat di sekitarnya mampu meningkatkan taraf hidup mereka melalui pengelolaan yang berkelanjutan. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, program ini hadir sebagai sarana untuk memperkuat kemandirian, membuka peluang usaha baru, sekaligus menjaga keseimbangan ekologi.
Survei ini dilakukan menggunakan metode Telesurvey pada Maret – Juli 2025, melibatkan kelas KUPS perak, emas, dan platinum, dengan total 193 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perhutanan Sosial memberikan dampak ekonomi signifikan melalui peningkatan pendapatan, aset, dan status ekonomi anggota. Perbaikan ekonomi ini secara langsung mendorong komitmen pada pendidikan tinggi untuk anak, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan. Program perhutanan sosial juga memberikan dampak positif pada pemulihan ekosistem hutan, penurunan aktivitas ilegal, serta penguatan harmoni sosial di masyarakat sekitar hutan.
Meski masih ada tantangan dalam akses pasar dan infrastruktur, perhutanan sosial jelas menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang memberi manfaat nyata bagi desa sekaligus menjaga kelestarian hutan. Hasil riset ini tersedia dalam bentuk mini report (10 halaman) yang dapat diunduh secara gratis, serta full report (38 halaman) dan file Excel berisi tabulasi data yang dapat diakses dalam satu paket berbayar.
Perhutanan Sosial memberikan dampak ekonomi signifikan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan.
BBM Berkualitas untuk Melahirkan Kota layak Huni dan Udara Bersih
Isu Polusi Udara dan Solusi bagi Pemangku Kepentingan
Power Mapping: Penguatan Agenda Iklim Indonesia
Pemetaan ini dilakukan dengan metode media monitoring atau pemantauan media untuk menentukan posisi terkait sejumlah tema, dalam hal ini isu lingkungan. Kajian ini mengumpulkan data dan analisis dari media massa dan sosial media dalam kurun waktu Agustus 2022-Agustus 2023.
Terdapat 11 media massa daring yang dikaji yaitu Antara, Bisnis.com, Detik.com, Katadata, Kompas.id, Kompas TV, Kontan, Liputan6.com, Metro TV News, Mongabay Indonesia, dan Okezone. Selain itu, laporan ini juga mengkaji platform X (dulunya Twitter) sebagai wadah diskusi daring populer sebagai fokus kajian media sosial.
Isu dan aktor dalam pembahasan aksi iklim di media
Transforming for Sustainability: Driving Impact and Value through Supply Chain Action
The Centre for Impact Investing and Practices (CIIP), a non-profit entity established by Temasek Trust, embarked on this report to study the role of Southeast Asian MSMEs in global supply chains.
The study focuses on four key sectors: consumer goods, food and beverage, electrical and electronics, and tourism. Drawing insights from over 3,500 MSMEs and more than 85 industry stakeholders across Indonesia, Malaysia, Singapore, and Vietnam, the report offers a comprehensive view of the sustainability landscape for MSMEs. Katadata Insight Center contributed to the Indonesia portion of the study.
By deepening our understanding of the challenges MSMEs face, the report highlights critical barriers and emerging opportunities to support their sustainability journey, offering actionable recommendations for ecosystem actors. It aims to strengthen business and supply chain resilience amid shifting global regulations and trade dynamics.
The findings point to promising investment opportunities and proven business models that can accelerate the adoption of sustainable practices among MSMEs. As Southeast Asia remains well-positioned to advance supply chain sustainability, now is the time to take action to ensure that these MSMEs are equipped to succeed in the evolving supply chain landscape.
Driving Impact and Value through Supply Chain Action
Industrialisasi Nikel, Motor Pertumbuhan 8% dan Transisi Energi Indonesia
Indonesia berada pada titik krusial dalam ekonomi dan lingkungan global, dengan kekayaan sumber daya nikel yang menjadi kunci transisi energi dunia. Pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (2024-2029) melanjutkan program hilirisasi nikel guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Hilirisasi nikel menawarkan peluang investasi, lapangan kerja, dan ekspor, mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Namun, tantangan lingkungan dan sosial seperti deforestasi, polusi, dan ketergantungan smelter pada pembangkit listrik batu bara masih menghambat pencapaian target pengurangan emisi.
White paper ini menyajikan analisis komprehensif berdasarkan kajian dari berbagai lembaga seperti WRI, CREA, dan lainnya, serta memberikan rekomendasi strategis untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan melalui prinsip "green nickel". Diharapkan, white paper ini dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan, dengan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil sebagai kunci keberhasilan.
Analisis komprehensif kebijakan ekonomi dan lingkungan